Cara menggugurkan kandungan » Info Bumil » Tanda Tanda Kehamilan Yang Sering Terjadi Dapat Dirasakan

Tanda Tanda Kehamilan Yang Sering Terjadi Dapat Dirasakan

Kehamilan merupakan suatu anugrah yang harus di jaga dengan baik, Para calon Ibu pun sebaiknya lebih berhati-hati agar kehamilannya tetap sehat. Namun, adakalanya Ibu merasa bingung terhadap perubahan yang di alami selama mengandung. Banyak pula calon Ibu yang belum mengetahui berbedaan antara tanda tanda kehamilan sehat dan tidak sehat.

Padahal, kondisi ini penting untuk diketahui sejak awal kehamilan agar Ibu tidak salah dalam memahami perubahan yang terjadi tubuh dan janin. Selain dengan pemeriksaan yang rutin ke dokter. kehamilan sehat sebenarnya bisa terlihat dan di rasakan sendiri oleh Ibu lewat ciri yang biasa muncul sesuai usia kandungan. Di bawah ini terdapat tanda-tanda kehamilan dan tips yang bisa ibu lakukan dari awal hingga masa persalinan nanti.

Tanda Kehamilan Mengalami Mual Dan Muntah

Termasuk hal yang sangat wajar jika Ibu sering mengalami ciri-ciri kehamilan yang di kenal dengan istilah morning sickness ini selama trimester pertama. Gejala tersebut tidak cuma bisa di rasakan pada pagi hari saja, tapi juga bisa di siang hari maupun malam hari. Ciri ciri kehamilan ini biasanya perlahan akan menghilang setelah memasuki usia kandungan 12 minggu.

tanda tanda kehamilan

Morning sickness bisa terjadi akibat adanya perubahan hormon. Namun, jika Ibu yang tidak mengalaminya, bukan berarti kehamilannya tidak sehat. Ada banyak Ibu hamil yang tidak mengalami mual dan muntah, tapi tetap memiliki kehamilan sehat. Ibu sustru lebih waspada jika terlalu sering mual dan muntah, atau bahkan masih berlangsung hingga lebih dari usia kandungan 12 minggu.

Ini bukan termasuk ciri ciri kehamilan sehat lho, Melainkan tanda kemungkinan Ibu sedang mengalami hiperemesis gravidarum. Kondisi ini akan membuat ibu sulit makan sehingga dapat menyebabkan dehidrasi dan Ibu mungkin perlu mendapatkan perawatan khusus. Oleh karena itu, segeralah konsultasi ke dokter jika Ibu sering merasa mual dan muntah hingga usia kandungan yang kian membesar.

Tanda Kehamilan Sering Buang Air Kecil

Tanda tanda kehamilan awal salah satunya di tandai dengan frekuensi buang air kecil yang meningkat akibat volume darah mengalami peningkatan juga. Hal ini penyebabkan kinerja ginjal lebih berat dan memproduksi lebih banyak urine. Alhasil, kandung kemih pun jadi lebih cepat terisi dan membuat ibu hamil sering buang air kecil. Selain itu, ukuran rahim yang membesar dan hormon kehamilan juga menjadi faktor penyebab Ibu akan sering buang air kencing.

Tanda Kehamilan Nyeri Pada Payudara

Ibu tidak perlu khawatir jika merasakan nyeri pada payudara saat hamil, hal tersebut sangatlah wajar terjadi. Perubahan payudara ini merupakan salah satu tanda tanda hamil yang bisa ibu rasakan sejak trimester pertama kehamilan akibat meningkatnya hormon progesteron dan estrogen. Ibu hamil biasanya akan merasa perubahan berupa payudara yang sensitif, membesar, dan terasa sedikit nyeri.

Setelah tubuh sudah menyesuaikan dengan hormon kehamilan, biasanya nyeri tersebut akan hilang dengan sendirinya. Meningkatkan hormon juga akan membuat pertumbuhan pada kelenjar susu dan meningkatkan aliran darah di area tersebut. Memasuki minggu ke 11, areola berubahan menjadi kehitaman sebagai persiapan pada payudara untuk menyusui bayi kelak, Jika Ibu mesrasa hal tersebut, itulah ciri-ciri hamil yang di alami oleh ibu saat mengandung buah hati.

Perubahan Suasana Hati

Ibu hamil sering merasakan perubahan suasana hati yang tidak menentu? Tenang, ini termasuk salah satu tanda-tanda hamil yang wajar. Pasalnya, perubahan hormon kehamilan turut menyebabkan Ibu mudah mengalami perubahan suasana hati yang lebih sensitif (mood swing).

Akibatnya, Ibu mungkin merasakan perubahan emosi yang mendadak, seperti bahagia, marah, sedih, gugup, bahkan hingga depresi. Namun jika mood swing sampai mengganggu kegiatan sehari-hari atau berlangsung sampai lebih dari 2 minggu, itu bukanlah tanda kehamilan yang sehat.

Sebaiknya segera konsultasikan pada spikolog atau dokter untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Dari hasil penelitian, jika gangguan emosional tidak di tangani dengan tepat, kesehatan janin pun akan ikut terpengaruh. Bahkan, depresi juga bisa memperbesar resiko bayi terlahir prematur atau depresi pasca melahirkan.

Baca juga artikel : cara menggugurkan kandungan

Sensitif Terhadap Bau Dan makanan

Kebayakan Ibu hamil merasa kalau indera penciumannya sensitif terhadap bau atau makanan tertentu di masa awal kehamian. Kondisi tersebut kemudian akan memicu rasa mual, muntah, hingga membuat nafsu makan menurun. Kondisi ini cukup normal dan termasuk tanda kehamilan yang biasa di alami ibu hamil.

Penyebab dari sensivitas ini masih belum di ketahui dengan jelas, tapi kemungkinan karena adanya perubahan hormon dan berhubungan dengan morning sickness. Untuk mengatasinya sebaiknya menghindari bau atau makanan yang berbau menyengat.

Mudah Merasa Lelah

Ibu hamil paling sering mengeluh kelelahan, karena di awal kehamilan terjadi peningkatan kadar hormon progesteron yang menyebabkan rasa kantuk. Ini adalah salah satu tanda kehamilan. Namun, Ibu perlu waspada jika terdapat gejala seperti jantung berdebar, kaki dan tangan terasa dingin, nyeri dada, sering nyeri kepala, dan pucat.

Gejala-gejala tersebut merupakan tanda bahwa ibu mengalami anemia. Untuk mengatasinya, Ibu hamil perlu istirahat dengan cukup, menghindari pekerjaan berat, dan berolah raga ringan secara teratur.

Tanda Adanya Gerakan Janin

Memasuki trimester kedua, tanda hamil akan di tandai dengan adanya gerakan dari janin yang semakin sering dan kuat. Janin umumnya paling aktif bergerak pada jam tertentu, yaitu pukul 9 malam hingga 1 pagi. Janin bergerak merupakan sebuah respons terhadap sentuhan dan suara.

Untuk mengetahui pergerakan janin bisa melalu pemeriksaan USG. Apabila intensitasnya berkurang, cobalah mengajaknya berbicara, mengelus perut, atau berbaring menghadap kiri. Jika merasa khawatir, Ibu juga boleh berkonsultasi pada dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

Itulah beberapa tanda hamil yang biasa di alami kebayakan Ibu hamil. Apakah Ibu juga merasa demikian? Untuk Ibu yang masih hamil muda, sebaiknya mulai menjaga kesehatan diri dan janin yang di kandung agar kondisinya tetap optimal hingga waktu persalinan tiba.

Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu