Cara menggugurkan kandungan » Info Balita » Cara Melatih Motorik Anak Usia 1 Sampai 5 Tahun

Cara Melatih Motorik Anak Usia 1 Sampai 5 Tahun

Seorang Ibu wajib tahu tentang tumbuh kembang anak, Nah, apakah Ibu tahu tentang motorik halus dan motorik kasar?. Cara melatih motorik anak untuk mengoptimalkan motorik kasar dan motorik halus, Ibu perlu memberi stimulasi-stimulasi kepadanya. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang mengunakan otot-otot besar, sebagian besar atau seluruh anggota tubuh anak.

Sedangkan motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan ketrampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata dan tangan. saraf motorik halus ini dapat di latih melalui kegiatan yang menyenangkan.

melatih motorik anak

Tahapan Cara Melatih Motorik Anak

Setiap anak memang mengalami fase tumbuh kembang yang berbeda. Keterampilan motorik kasar anak biasanya di kuasai pada usia tertentu. Pada awalnya, kolompok otot besar anak akan berkembang terlebih dahulu. Artinya, anak-anak akan menguasai aktivitas motorik kasar, seperti berjalan terleh dahulu dari pada kemampuan menulis. Sebab menulis membutuhkan kontrol dan ketangkasan antara tangan dan jari yang lebih kompleks di bandingkan berjalan.

Perkembangan melatih motorik anak usia 1 tahun

  • 1-3 bulan : Mengangkat kepala dan juga perut ketika tummy time selama 10 detik.
  • 4-5 bulan : Berguling dari posisi tengkurap ke posisi telentang.
  • 5 bulan : Mampu duduk dengan bantuan atau sandaran.
  • 5-6 bulan : Berguling dari posisi telentang ke posis tengkurap.
  • 6-7 bulan : Mampu duduk tegap tanpa bantuan.
  • 8-9 bulan : Mampu merangkak dengan perut.
  • 9-10 bulan : Mampu merangkak dengan tangan dan lutut.
  • 10 bulan : Bisa berdiri di permukaan rata, mulai merambat sambil berpegangan.
  • 12-15 bulan : Mulai berjalan dengan baik.

Waspadai Jika Terjadi Keterlambatan

Lalu bagaimana jika Ibu mendapati adanya keterlambatan motorik kasar pada anak?. Memang ada banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan anak menguasai keterampilan motorik. Tetapi pada dasarnya, selama ketangkasan dan kekuatan otot anak terus bertambah, Ibu tidak perlu khawatir.

Tahapan Melatih Motorik Halus Anak

Menggambar dan mewarnai : Melati motorik anak dengan aktivitas ini merupakan favorit Anak-anak kita minta untuk menggambar pemandangan atau menggambar lainnya, lalu kita meminta mereka untuk mewarnainya. Selain itu, kita juga bisa meminta anak untuk mewarnai gambar-gambar bertipe “gambar kartun” yang banyak kita jumpai di internet.

Menjiplak : Melatih motorik anak dengan sebuah bangun, misalnya bentuk bintang, di atas sebuah buku gambar. Lalu gunting bentuk bintang tersebut. Kita minta anak untuk menggambar bintang menggunakan jiplakan yang telah kita buat. Kemudian kita bisa meminta anak menghiasi atau mewarnai bentuk-bentuk bintang yang telah selesai mereka buat.

Baca artikel : Tanda bayi kekurangan asi

Menempel bentuk : Kegiatan ini bisa di awali dengan menggunting bentuk-bentuk atau kita sudah menyiapkan beberapa bentuk berbahan kertas. Setelah itu kita bisa meminta anak untuk menempelkan bentuk-bentuk tersebut di atas kertas untuk selanjutnya akan di hiasi dan di warnai.

Menggunting kertas : Sebelum memulai aktivitas ini, kita perlu mengajarkan anak cara memegang gunting yang benar. Cara memegang gunting yang benar adalah ibu jari dan jari tengah ke dalam kedua lubang gunting. Jari telunjuk berada di bagian luar agar posisinya stabil saat gunting di gerakkan. Sedang kedua jarinya menekuk kearah telapak tangan. Posisi yang benar akan membantu proses penguatan otot-otot jemari sehingga kita perlu memperhatikan hal ini.

Melipat kertas : Melatih motorik anak dengan kemampuan ini berguna untuk menguatkan otot-otot telapak tangan dan jemari tangan, terutama saat anak melipat dan menekan lipatan. Aktivitas ini bisa di mulai dengan melipat sederhana, misalnya dengan membentuk bangun datar, membuat amplop dan lainnya.

Baca juga : Cara mencegah kehamilan

Memecahkan plastik bergelembung : Cara melatih motorik anak dengan plastik bergelembung ini biasanya kita temukan sebagai pembungkus benda-benda pecah belah. Namun kita bisa membelinya di toko-toko plastik. Kita minta anak untuk memecahkan gelembung dengan jari berurutan. Misalnya kita berikan satu lembar plastik yang berisi 10 gelembung. Kita minta anak untuk memecahkan gelembung-gelembung itu dengan jari yang berbeda, tiap jari harus berhasil memecahkan gelembung.

Menyusun balok dan puzzle : Cara melatih motorik anak dengan puzzle. mainan ini banyak di jual di toko-toko mainan. Permainan ini sudah sangat umum di mainkan di PAUD dan sudah menjadi properti mainan yang wajib di miliki sekolah.

Ajarkan anak untuk memberi dan menerima : Latihan ini bisa di lakukan dengan meletakkan benda yang bisa di pegang di tangan anak. Lantas Ibu dapat menariknya lagi dengan perlahan. Jika menolak benda tersebut di ambil, maka anak akan memakai otot-otot untuk menahan benda tersebut. Dengan cara ini otot-otot anak akan di perkuat.

Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu